Showing posts with label tanam-biji. Show all posts
Showing posts with label tanam-biji. Show all posts

Mengenali Perbedaan Seledri dengan Daun ketumbar

Apakah secara kasat mata daun ketumbar hampir sama dengan daun sop (seledri)? Ternyata memang terlihat sama. Oleh karena itu untuk membedakan keduanya harus dilakukan dengan uji aroma, ambil daun seledri cium dan begitu juga dengan daun ketumbar maka kita akan menemukan perbedaan yang sangat jelas dari kedua daun bumbu masakan ini.

Daun sop / seledri memiliki aroma wangi. Aroma saat mentah/ segar (belum dimasak) sama dengan aroma sesudah dimasukkan dalam masakan. Berbeda dengan daun ketumbar, aroma sebelum dimasak / daun segar kurang menarik bahkan lebih mirip bau walang sangit, namun kalau di masak maka aromanya akan membuat masakan menjadi wangi.

Daun sop dan ketumbar sama-sama memiliki biji, hanya saja biji seledri tidak digunakan sebagai bumbu masakan. Buah/ biji ketumbar digunakan sebagai bumbu masakan (khususnya masakan daging), namun biji ketumbar tetap bisa kita tanam sebagai bibit tanaman ketumbar. Harga dau sop lebih mahal daripada daun ketumbar, bahkan daun ketumbar jarang sekali dijual di pasar sayur. Lain cerita dengan bijinya, biji/ buah ketumbar jauh lebih mahal daripada seledri, bahkan biji seledri hanya dijual dalam kemasan bibit saja.

Dimana mendapatkan bibit seledri dan ketumbar?

Cara menanam ketumbar  (budidaya) sama dengan menanam seledri, dimana bibit diperoleh dari penyemaian biji. Kalau seledri bisa kita tanam dari potongan batang yang masih memiliki akar, cukup beli saja seledri di pasar yang masih lengkap dengan akar-akarnya, tidak demikian halnya dengan ketumbar, ketumbar hanya akan berbuah (produktif) sekali saja, jadi setelah panen biasanya harus diganti dengan tanaman baru. Jadi bibit ketumbar harus dibeli di toko bibit tanaman atau cari ketumbar yang sudah tua dan matang siap dijadikan bibit.

Untuk lebih jelasnya coba perhatikan kedua gambar di bawah ini:

Ganbar 1.
tanaman seledri umur panen

Gambar 2.
daun ketumbar umur 6 minggu perbedaan dengan seledri

Bagaimana membedakan ketumbar dengan Seledri daun sop?

Kalau saya tanya, dari kedua gambar diatas yang manakah daun ketumbar dan yang mana daun seledri? Secara kasat mata kedua daun ini memang sangat sulit dibedakan bukan. Jawaban yang benar adalah gambar nomor 1 merupakan gambar daun seledri siap panen, dan gambar nomor 2. adalah daun ketumbar umur 6 minggu.

Kalau kita cium kedua daun tersebut baru bisa dipastikan yang mana ketumbar dan yang mana daun seledri. Walaupun daun ketumbar aromanya agak bau aneh tapi kalau digiling bersama bumbu masakan lain seperti bawang merah, bawang putih, cabe, jahe dan kunyi setelah itu ditumis bersamaan maka akan tercium aroma sedap layaknya bumbu gulai daging.

Mengapa menanam ketumbar di halaman rumah?

Secara pribadi, penulis malah lebih suka menggunakan daun ketumbar daripada biji. Kalau biji tumbar sangat sulit dihaluskan, nah kalau tergigit dalam masakan rasanya kurang enak. Efek aroma yang disebabkan oleh daun ketumbar sama saja dengan bijinya, kalau anda tidak percaya silahkan dicoba, mudah-mudahan di daerah anda ada pasar yang menjual daun ketumbar. Kalau di daerah saya tidak ada, jadi kalau mau daun ketumbar harus tanam sendiri di halam rumah, bila mau masak tinggal petik beberapa helai daun dan dihaluskan bersama bumbu lain.

Demikian perbedaan daun ketumbar dan seledri (daun sop) ini, semoga bermanfaat. Jika anda ingin membeli bibit ketumbar, silahkan hubungi author blog ini, kami menjual bibit ketumbar kemasan kecil ke seluruh Indonesia, pemesanan; hubungi nomor 0852-7163-0608 (WA).

Menanam seledri di rumah

Menanam seledri atau daun sup sangat mudah, tanaman ini juga mudah tumbuh dimana saja baik dataran tinggi maupun rendah. Untuk menanamnya di dalam pot di rumah kita tidak perlu membeli bibit (biji) secara khusus, cukup beli seledri di pasar yang masih memiliki akar. Biasanya di pasar sayur di pagi hari masih ada beberapa penjual yang belum memotong akar seledri ini. Jika sudah dipotong kita tetap bisa memnta sama penjual bagian akar tersebut. Tebik seperti ini juga biasa dilakukan untuk menanam kangkung akar.
menanam seledri di halaman rumah

Menyiapkan pot tanaman seledri.

Untuk menanam seledri di rumah baik indoor maupun outdoor kita dapat melakukannya secara hidroponik ataupun secara tanam biasa (dengan media tanah). Untuk media hidroponik sederhana cukup gunakan gelas aqua (air mineral) yang dilobangi dan diisi dengan sabut kelapa/ rockwool. Paling mufah ya menggunakan rockwool karena praktis tinggal di lobangi dan tancapkan akar potongan batang seledri. Harga rocwool juga cukup murah, ukuran 30 x 30 cm hanya dijual Rp. 9000.

Menanam seledri dalam pot biasa, gunakan media tanam tanah dicampur pasir dan kerikil dengan perbandingan 1 : 1 : 1. Pada tahap penanaman awal tidak perlu menggunakan pupuk cukup siram dengan air saja. Setelah itu tancapkan batang seledri yang berakar lalu letakkan di tempat teduh.

Perawatan seledri

Pada umur 3  hari atau tunas seledri baru sudah terlihat, kita bisa memindahkan pot tersebut ke luar ruangan agar mendapat cahaya matahari yang cukup. Perhartikan kondisi tanah pot di sore hari, jika terlalu kering maka siram secukupnya. Pemberian pupuk atau zat pengatur tumbuh bisa dilakukan setelah umur 14 hari atau tanam seledri sudah memiliki minimal 3 daun.

Adapun jenis pupuk yang biasa diberikan untuk tanaman seledri adalah NPK 15:15:15, karena kita menanam hanya untuk keperluan rumah tangga, pemupukan tidak terlalu diperlukan, cukup siram saja pot dengan larutan MSG 1/2 sendok makan. MSG (ajinomoto) dilarutkan dalam segelas air lalu siramkan ke pot daun sop (seledri). Selain itu air cucian beras juga sangat baik diberikan khusunya bagi kita yang menanam seledri di dataran rendah.

Jika ada hama pengganggu, berikut ini beberapa pestisida yang biasa digunakan untuk tanaman seledri / daun sup:

  • Hama penggorok daun seledri (ulat daun/ serangga lalang): gunakan pestisida / insektisida Lannate 40 SP atau bisa juga Prevhaton 50 SC, Harganya sekitar 90 ribuan.


Untuk zat pengatur tumbuh atau penyubur tanaman seledri biasa digunaka obat berikut:

  • Meningkatka tinggi tanaman/ hasil panen: Agrogibb 20 TB, Cropgibb 20 TB
  • Meningkatkan jumlah anakan per petak: Progibb 20 SL, IProgibb 20 ST, dll


Rasanya penggunaan pestisida dan zat pengatur tumbuh hanya diperlukan bagi kita yang menanam seledri skala budidaya (komersial), sedangkan bagi kita yang menanamnya dalam pot di rumah pemberian obat da pestidia tidak diperlukan, karena jikapun ada hama cukup ditangani secara manual (ambil dengan tangan dan buang), sedangkan untuk ZPT tanaman pot cukup dengan memberikan larutan MSG atau bisa juga larutan kecap.

Larutan MSG/ Kecap ataupun molases bisa juga digunakan untuk budidaya tomat ataupun kegiatan menanam cabe hidroponik. Demikian cara menanam seledri dengan batang, semoga bermanfaat.

Budidaya Tomat

1. Perencanaan Usaha Budidaya Tomat

Langkah awal, lakukan terlebih dahulu perencanaan terutama terkait Analisa rugi laba budidaya tomat yang pernah terjadi di sekitar kita. Cara paling mudah adalah bertanya kepada petani setempat yang telah beberapa kali menanam tomat dengan skala budidaya hampir sama dengan luas lahan yang kita miliki. Tahapan perencanaan seperti ini sangat penting untuk memahami gambaran umum resiko dan keuntungan yang mungkin didapat nantinya.

Perlu kita pahami bawha hasil laba / rugi budidaya tomat berbeda antara satu daerah dengan daerah lainnya. Contohnya; keuntukngan didapat petani tomat di Tanah Karo pasti berbeda dengan petani di Deli Serdang, walaupun mereka menanam pada skala lahan yang sama. Hal ini bisa terjadi karena banyak faktor yang mempengaruhi produksi, dan laba rugi menanam tomat. Beberapa faktor pembeda tersebut diantaranya:
  • Sewa lahan berbeda antar daerah
  • Perbedaan Harga pupuk dan obat/ pestisida
  • Iklim dan cuaca
  • Tingkat kesuburan / ph tanah
  • Perbedaan upah Tenaha kerja.
  • Dll
leaflet biudidaya tomat

Namun demikian kita juga bisa menelaah laporan Analisa laba rugi budidaya tanaman tomat pada makalah artikel sebelumnya sekedar sebagai pembanding (gambaran umum), contoh Analisa tersebut bisa kita lihat di sini.



2. Menyemai Benih/ biji untuk Bibit

Setelah tahap perencanaan matang dan resiko dipahami dengan baik, maka selanjunya lakukan persiapan pembibitan. Semai benih tomat unggul untuk dijadikan bibi, cara penyemaian dapat dilakukan sebagai berikut.

  1. Siapkan media persemaian, campuran tanah humus dengan pupuk kendang perbandingan 1:1, media semai tomat biasa juga dibuat alam bentuk box tray (kotak persemaian).
  2. Lobangi plastik pembungkus bibit tomat hibrida unggul, rendam dengan air hangat selama 5 menit. Bagan cara semai seperti ini bisa dilihat di sini.
  3. Taburkan biji tomat pada media persemaian
  4. Letakkan di tempat yang teduh, terhindar dari cahaya matahari langsung dan juga air hujan yang dapat merusak tunas muda tomat.
  5. Lakukan penyiraman tray seperlunya (biasanya sekali sehari di sore hari)
  6. Bibit bisa dipindahkan ke polybag/ langsung tanam setelah bibit tumbuh dan memiliki 5 helai daun (kurang lebih 21 hari setelah semai)

3. Penanaman ke lahan budidaya

Pada minggu kedua setelah penyemaian kita sudah bisa menyiapkan lahan budidaya tomat yang akan digunakan. Teknik pengolahan lahan sama dengan Teknik budidaya cabe dengan mulsa yang sudah pernah ditulis di sini, langkahnya:

  1. Bersihkan lahan budidaya dari gulma/ tanaman sebelumnya, sebaiknya guakan racun biji (herbisida) hal ini akan membantu petani menghemat biaya penyiangan nantinya.
  2. Lahan yang telah bersih digemburkan, selanjutnya tanah gembur tersebut dicampur dengan pupuk kendang. Jika tanah di daerah kita cenderung ber PH tinggi/ rendah maka tambahkan juga sedikit tepung dolomite di tabur secara merata ke seluruh area budidaya tomat. Sat ini juga dilakukan pemberian pupuk dasar berupa NPK 15-15-15 minimal 500 Kg/ Ha.
  3. Biarkan lahan selama sehari semalam
  4. Lakuka pembedengan, selanjutnya pasang mulsa.
  5. Biarkan bedengan tertutup mulsa selama minimal 1 hari
  6. Lobangi mulsa dengan diameter 15 cm dengan jarak 30 cm
  7. Tanam bibit tomat dengan merobek plastik polybag bibit.
  8. Hari pertama setelah tanam perhatikan kondisi cuaca, jika terik panas maka lakukan penyiraman di sore hari.



4. Pemupukan pada budidaya tomat

Pemupukan pertama kali dilakukan 14 hari setelah tanam di lahan budidaya. Adapun pupuk yang diberikan pada tomat umumnya adalah NPK 15-15-15 saja, tambahan lain kadang diberikan melalui penyemprotan zat pengatur tumbuh berupa antracol dll. Pemupukan pertama setelah tanam ini bisa diberi secara kocor dengan cara melarutkan NPK dengan dosis 500 kg/ ha. Pemupukan selanjutnya dilakukan 2 minggu sekali. Efisiensi dan efektifitas pemupukan tomat ini bisa anda lihat di sini.

5. Penganan Hama penyakit

Setiap budidaya pasti mengundang hama, tidak ada pertanian tampa hama sama sekali. Untuk itu setiap kita perlu memahami jenis-jenis hama penyakit tanaman tomat beserta jenis pestisida (insectisida/ fungisida) yang tepat menangani hama tersebut. Pemahaman tentang jenis merek pestisida telah di jelaskan di sini (merek pestisida tomat), dilengkapi dengan jenis hama yang ditanganinya. Hama paling umum tanaman tomat adalah kutu thrips dan jamur hawar daun.

6. Perawatan dan pemasangan penyangga

Tanaman tomat butuh penyangga, biasanya digunakan bilah-bilah bamboo yang dibentangi tali raffia. Jarak penyanggak sekitar 1 bantang penyangga / 75 cm (3 penyangga / jarak 2 meter). Perawatan yang paling penting dilaksanakan pada budidaya tomat adalah pemangkasan daun dan tunas tomat, adapun daun yang dipangkas adalah daun yang menutupi buah tomat, menutupi cabang buah (bunga), daun tua menguning dan beberapa tunas yang tumbuh di batang utama. Selengkapnya baca Teknik pemgangkasan daun tomat.

7. Panen

Secara umum tomat hibrida saat ini memiliki masa panen yang cepat yakni siap panen di umur 3 malah ada beberapa varietas yang siap panen pada umur 2,5 bulan setelah tanam. Tangani panen ini secara baik, prediksi kondisi pasar dengan jeli. Jika rasanya buah bisa ditahan di pohon saat harga murah maka tahan saja dulu, namun jika kematangan buah sudah sangat merata artinya panen sudah tidak bisa lagi ditunda. Penanganan panen yag tidak tepat kadang membuat rugi usaha budidaya tomat.

Bacaan:
_http://kalbar.litbang.pertanian.go.id/images/stories/leaflet/budidaya_tomat.pdf

Tips Menanam Tomat Dalam Pot : Berkebun Di Halaman

Memanfaatkan lahan kosong di halaman rumah sebagai tempat bercocok tanam bukanlah trend sesaat. Dari dulu hobi menanam dalam pot ini telah ada, bahkan hingga ditekuni sebagai usaha sampingan. Sempitnya lahan di perkotaan tidak berarti harus membatasi hobi seseorang dalam bucidaya tanaman. Salah satu tips yang paling mudah dilakukan adalah dengan cara menanam tomat dalam pot atau polybag.

tips menanam tomat dalam pot
Menanam tomat dalam pot


Cara menyemai biji cabe | membuat dan menanam bibit

Menanam cabe dari biji kadang kurang efektif bila tanpa penyemaian terlebih dahulu, berikut ini beberapa hal keuntungan dan kegunaan penyemaian;

1. Dengan menyemai kita bisa mendapat bibit yang terseleksi dengan baik.

Salah satu kelebihan menanam cabe dengan terlebih dahulu melewati proses penyemaian adalah kita bisa menyeleksi bibit yang paling baik tumbuhnya. Berbeda bila kita langsung menanam biji pada lahan budidaya (media tanam), tidak ada proses seleksi hanya ada solusi menyisip bibit dari biji cabe yang cacat atau gagal tumbuh.

2. Teknik penyemaian dapat mempercepat masa budidaya cabe.

Berdasarkan banyak pengamatan di lapangan, terbukti bahwa teknik semai yang baik dapat mempercapat masa bertunasnya biji hingga tumbuh layak menjadi bibit tanaman. Biji cabe yang langsung ditanam pada lahan budidaya umumnya tumbuh lebih lambat.

3. Penyemaian dapat menghindari kerugian akibat biji gagal tumbuh.

Tidak semua biji cabe mampu tumbuh dengan baik, selalu ada biji yang kosong tidak dapat tumbuh menjadi tunas baru. Selain itu hama di dalam tanah juga sering kali menyebabkan biji gagal tumbuh, sehingga petani harus melakukan penyisipan bila budidaya cabe dengan tanam biji (tanpa penyemaian). Kegiatan meyisip tanaman ini tentu akan menambah biaya produksi. Tahukah kita bahwa sebelum biji cabe tumbuh, petani sudah mengeluarkan modal yang banyak untuk persiapan lahan tanam (penyiapan lahan, pupuk dasar, pemasangan mulsa, dll) semua itu  lebih 1/2 dari biaya produksi total.



Oleh karena itu, setiap kali hendak menanam cabe sekala kecil (rumah tangga) maupun skala budidaya, sebaiknya terlebih dahulu dilakukan penyemaian. Berikut ini cara menyemai biji cabe agar tumbuh menjadi bibit yang baik:

1. Memeram biji cabe 

cara menanam biji cabe yang benar

Sumber: Booklet no. 01 Good Agriculture Practice, Budidaya Cabai Yang Baik Dan Benar, Direktorat Jenderal Pengolahan dan Pemasaran Hasil Pertanian, Kementrian Pertanian Repoblik Indonesia. 

Urutan cara peram biji cabe:
  1. Langsung saja lubangi plastik (bungkus) benih, jika ingin disemai semuanya. Namun jika hanya ingin sebagian saja maka siapkan pastik kosong dan lubangi.
  2. Rendam benih dalam plastik dengan air hangat (bukan air panas) selama 8 jam
  3. Tiriskan dan bungkus dengan kain tebal lembab atau gulungan tisu atau kapas. Selebihnya ikuti panduan gambar diatas.



2. Menanam / menyemai benih cabe dalam media 

cara membuat bibit cabe berkualitas
Sumber: sama dengan gambar sebelumnya.

Intinya; Tanam biji yang telah diperam pada media tanam (semai) agar lebih kuat dan cepat tumbuh. Teknik ini sepenuhnya ada di booklet yang dibagikan PPHP Deptan. Berdasarkan logika, teknik semai seperti ini juga dapat diterapkan untuk menyemai bibit tanaman tomat hidroponik maupun non hidroponik, sebab melakukan heat treatment pada biji pada dasarnya hanya bertujuan untuk mengaktifkan sel-sel pertumbuhan pada biji. Semoga bermanfaat.

Cara menyemai biji cabe cepat bertunas

Cara penyemaian agar cepat bertunas mungkin tidak terlalu penting untuk dibahas, sebab pada dasarnya masa tumbuh cabe sangatlah cepat, hari ini disemai besok sudah bertunas. Namun demikian untuk menabah wawasan kita yang sama-sama belajar dalam teknik pembibitan maka tidak ada salahnya kita lihat sedikit cara menyemai biji cabe ini. Secara umum semai biji cabe adalah, tabur benih diatas tanah lalu tutup dengan lapisan tipis humus, siram dengan air hingga kelembapan 40 – 60% dan hindarkan dari sinar matahari langsung. Dengan teknik tersebut paling lama 3 hari semua biji  sudah bertunas.

cara menyemai biji cabe cepat bertunas image

Komposisi Pupuk Cabe Mulai Tanam Hingga Panen

Budidaya cabe merah keriting akan berhasil bila didukung dengan pengetahuan tentang komposisi pupuk. Sejak persiapan lahan (awal tanam), lahan cabe telah diberi pupuk dasar. Biasanya pupuk dasar yang digunakan adalah kompos/ kandang (pupuk organik) ditambah tepung dolomit. Adapun jumlah kompos digunakan sebanyak 15 ton, tepung dolomit tergantung pada keasaman tanah. Berikut ini kompisisi pemberian pupuk pada tanaman cabe dari awal tanam hingga panen.
Hari Jenis pupuk dosis/ Ha
1 kompos fermentasi 15 ton
14 Za 400 Kg
TSP 200 Kg
KCL 50 Kg
30 KCL 400 Kg
Za 50 Kg
60 KCL 400 Kg
Za 50 Kg
80 KCL 400 Kg
Za 50 Kg
100 KCL 400 Kg
Za 50 Kg



Seterusnya 20 hari sekali dengan komposisi sama seperti di atas hingga 4 kali panen.

Pada hari pertama atau pemupukan dasar diberikan saat pengolahan tanah, bisa dibaca di cara menanam cabe. Kompos fermentasi maksudnya adalah pupuk kompos yang diperam minimal 14 hari dengan ditambahkan TSP dan Urea. Komposisi fermentasi; 50 Kg kadnang + 1 Kg TSP + 1/4 Kg Urea. Teknik fermentasi kompos ini akan menghasilkan pupuk dasar yang cocok uuntuk tumbuh bibit cabe setelah disalin dari persemaian.

Pada hari ke 14 diberikan Za + TSP + KCL sebanyak 10 - 15 gram/ pohon. Pada teknik mulsa sebaiknya pupuk diberikan dalam keadaan cairan (dilarutkan), cara pemberian pupuk seperti ini sering disebut dengan istilah cor/ kocor.

Setelah cabe berumur 30 - 35 hari dilakukan lagi pemupukan kedua, adapun pupuk yang diberikan adalah KCL dan Za saja. Dosis perbatang sebanyak 20 gram. Pada pemupukan kedua diselingi dengan pemberian ZPT atau zat pengatur tumbuh secara semprot, beberapa merek ZPT cocok untuk cabe merah keriting adalah Dekamon, Sitosim, Atonik Dll. Pemberian ZPT dilkukan setiap 3 minggu sekali.



Pemupukan ketiga dilakukan pada hari ke 60 masa tanam. Jenis pupuk yang diberikan KCL dan Za dengan dosis 20gr/ pohon. Selanjutnya pemupukan dilakukan setiap 20 hari sekali dengan dosis dan jenis pupuk yang sama Za + KCl 20 gr/ pohon. Pemupukan cabe merah keriting dilakukan hingga 5 kali panen, setelah itu tidak lagi dilakukan pemupukan karena sudah tidak produktif lagi.

ZPT Atonik untuk cabe keriting / rawit mampu meningkatkan hasil panen sekaligus mempersingkat waktu berproduksi. Kandungan aktif pada hormon Atonik adalah trikontanol, zat ini mampu meningkatkan daya serap tanaman terhadap unsur hara alami maupun tambahan. Harga atonik Rp. 20.000,- / botol 100 ml, produk ini banyak dijual di toko pupuk pertanian. Pemberian ZPT dan pupuk dasar yang tepat dapat menghemat dosis pemupukan cabe.

Komposisi pupuk dasar untuk tanaman cabe:
Rata-rata petani cabe di dataran tinggi saat ini selalu melakukan pemupukan dasar sebelum menanam cabe, adapun dosis dan komposisi pupuk dasar yang diberikan adalah sebagai berikut:

  1. Dolomit kaptan 6 ton/ ha
  2. Kompos 15 ton/ ha (bisa disesuaikan dengan kesuburan tanah setempat)
Pemberian pupuk dasar ini tidak dicampurkan, biasanya tanah yang telah digemburkan akan dicampur terlebih dahulu dengan pupk kandang/ kompos, 2 -  3 hari setelahnya baru ditaburkan tepung dolomit diatas tanah gembur yang telah dicampur dengan kompos. 

Terkadang pupuk kimia juga dicampurkan dalam pupuk dasar, mungkin ini akan meningkatkan unsur hara pada tanah, tapi secara tidak langsung akan meningkatkan biaya produksi, kita tahu bahwa pupuk kimia cepat diserap tanaman, tapi juga memiliki sifat yang cepat menguap, jadi jika kita membiarkannya terlalu lama sebelum penanaman cabe hal ini tentu sia-sia belaka. 

Pada dasarnya pupuk dasar cabe rawit sama dengan cabai merah keriting terutama untuk skala budidaya komersial. Tapi ada sedikit kelebihan cabe rawit, dimana kemampuannya tumbuh pada lahan kurang suburpun lebih baik dibandingkan dengan lombok. Oleh karena itu pupuk dasar untuk rawit tidak terlalu diperlukan. 

Artikel Cara Menanam Cabe Di Blog Ini

Di blog ini telah ada 8 artikel terkait cara menanam cabe, semua saling berkaitan, ada diantaranya khusus membahas cara menanam cabe rawit dan ada juga cabe merah keriting. Halaman ini adalah protal untuk memudahkan navigasi bagi pembaca yang ingin mencari artikel tentang cabe di blog ini.
cara menanam cabe

Membasmi Hama kutu Daun Pada Cabe Rawit


Menanam cabe rawit di ladang maupun halaman pasti akan terserang hama kutu daun. Bisa dikatakan kalau hama kutu daun ini memang menjadi langganan penyakit cabe rawit. Untungnya saat ini sudah banyak pestisida yang ampuh untuk mengatasi hama kutu daun . Berikut ini beberapa merek dagang pestisida tersebut:

contoh hama kutu daun

Menanam Cabe Rawit Di Halaman Rumah

Persiapan menanam cabe rawit di halaman rumah  secara garis besar sebagai berikut; memilih pot, persiapan media tanam, memilih jenis cabe rawit, semai bibit, teknik menanam, perawatan sehari-hari berupa penyiraman, pemupukan dan pencegahan hama tanaman cabe rawit di   halaman rumah.
gambar bibit dan pot

Teknik Menanam Cabe Rawit Dari Biji


Sebelumnya kita telah membahas cara membahas teknik menyemai biji cabai. Pada dasarnya cara menanam cabe paling efisien adalah denga tanam biji. Kalau kita mendapatkan bibit dengan sistem sambung batang atau tunas, rasanya itu akan memakan banyak biaya.

menanam cabe rawit dari biji

Cara menanam cabe hidroponik

Menanam secra hidroponik sedang menjadi trend saat ini, banyak sekali kita lihat di facebook orang menshare gambar tanaman hidroponik yang dijadikan sebagai tanaman hias di halaman, dalam rumah bahkan di dapur. Menanam cabe hidroponik bisa dilakukan dengan tujuan komersil (budidaya) maupun sekedar tanaman hias saja. Cara untuk memulai berkebun cabe hidroponik ini juga cukup sederhana.

Hal yang perlu diperhatikan dalam menanam cabe secara hidroponik:
  1. Penyemaian
  2. Penggunaan media tanam
  3. Kesesuaian jenis bibit cabe dengan daerah.
  4. Pemberian unsur hara (pupuk) pada media cabe hidroponik.

Cara menanam cabe merah keriting dalam pot polybag

Cara menanam cabe merah mungkin sudah tidak asing lagi bagi kita yang berasal dari pedesaan, tanaman cabe tumbuh di dataran tinggi dan rendah dengan sangat baik. Tapi bagi kita warga perkotaan (lahir, tumbuh dan besar di Kota) mungkin akan kebingungan dikala disuruh untuk menenam cabe. Sebenarnya tidak ada teknik spesial dalam menumbuhkan biji cabe menjadi bibit hingga berbuah, menanam cabai sama saja dengan menanam bunga biji pada umumnya.
 
Berikut cara menanam cabe merah keriting secara umum:
  1. Memilih benih dari sekumpulan biji cabe
  2. Menyemai benih (pembibitan)
  3. Perawtan bibit cabe hingga siap tanam (pindah ke wadah polybag)
  4. Menanam di wadah (lahan)
  5. Pemupukan, penyemprotan dan pengairan (perawatan)
  6. Panen
cara menanam cabe dalam polybag
 sumber gambar _http://cybex.pertanian.go.id

Cara menanam cabe rawit dalam pot polybag

Menanam tanaman dalam plybag bukan hal yang spesial, Sebelumnya kita telah membahas cara menanam cabe merah keriting dalam polybag di sini, pada dasarnya caranya akan sama dengan menanam cabe rawit dalam polybag. Teknik ini seringg dilakukan khususnya untuk cabe pelangi (cabe hias) yang juga merupakan varian dari rawit. Berikut langkah-langkah perlu dilakukan:

Menanam buncis skala budidaya

Buncis termasuk tanaman holtikultura sayuran dengan harga jual sangat fluktuatif. Fluktuasi harga tinggi diasebabkan karena mudahnya menanam buncis serta musim tanam yang tidak menentu. Berbeda dengan padi yang memiliki harga cukup stabil karena musim tanamnya sangat jelas sehingga panen raya bisa diprediksi, begitu juga dengan cabe dan tomat, memiliki pola masa panen raya cukup jelas.
buncis unggul

Mudahnya menanam buncis
Buncis bisa diibaratkan ubi kayu, lemparkan saja akan tumbuh dengan subur dan produktif. Perawatan yang dibutuhkan sangat sederhana, pemupukan cukup dengan urea saja sudah mampu menghasilkan buah yang banyak. Apalagi saat ini ada varietas buncis unggul dengan masa panen kurang dari 100 hari.

Melihat kemudahan proses tanam yang demikian seharusnya banyak masyarakat tani memilih budidaya buncis sebagai tanaman utama, tapi ternyata sangat jarang petani rutin menanam buncis, itu karena stabilitas harga buncis sangat rendah, sehingga menimbulkan resiko kerugian yang cukup tinggi.

Cara menanam buncis:

  • Memilih bibit – Ciri bibit buncis yang baik; biji gemuk dan penuh berisi, kulit ari mengkilat menandakan buncis dipanen cukup umur (tua). Jangan pilih bibit yang sudah terlihat adanya tanda tunas.
  • Persiapan lahan – Lahan digemburkan secara keseluruhan, lalu dicampur dengan pupuk kompos/ kandang, baru dibuat bedengan undakan dengan lebar 50 cm dan tinggi 30 cm.
  • Menanam benih buncis – Buat lobang diatas bedengan berdiameter 5 – 8 cm dengan kedalaman 7 cm dengan jarak per 30 cm. Masukkan 2 butir bibit buncis per lobang lalu tutup dengan tanah sekitarnya. Setelah ditanam, alirkan air melalui parit bedengan selama kurang lebih 3 jam, atau bisa juga bedengan langsung disiram dengan air.



Perawatan dan pemupukan

  1. Pemupukan pertama dilakukan pada minggu ke dua setelah tanam. Pupk yang diberikan cukup Urea atau bisa juga ditambahkan sedikit TSP.
  2. Perawatan hingga minggu ke dua, hanyalah sekedar control kelembapan tanah, jika hari terlalu terik dan tanah sangat kering maka lakukan penyiraman baik dengan aliran air di parit bedengan atau disiram langsung.
  3. Penyemprotan hama, penambahan zat daun dan buah dilakukan pada umur 21 hari, saat ini daun buncis sudah banyak, jadi ada kemungkinan serangan hama seperti belalang, ulat dan lain sebagainya. Pestisida yang digunakan sama dengan pestisida pada tanaman bawang merah lihat di sini.
  4. Pada masa 30 hari setelah tanam pemberian pupuk; N + P2O5 + K2O ( Urea + TSP) dosis pupuk buncis 50 gr per batang.
  5. Penyemprotan pestisida (insectisida + fungisida) dan zat daun dan buah dilakukan seminggu sekali.


Itulah cara menanam buncis secara garis besar yang biasa dilakukan oleh masyarakat tani di daerah dataran tinggi Tanah Karo, Berastagi dan sekitarnya. Sampaikan saran dan pertanyaan melalui form komentar, semoga bermanfaat.


Stimulus Pertumbuhan Akar Stek Batang

Peransang akar - Root stimulant (tani sukses). Salah satu perkembang biakan tanaman paling mudah adalah stek batang, dengan stek kita bisa menghasilkan tanaman baru yang memiliki sifat persis seperti induknya. Misalnya saja jambu air yang manis, kalau kita tanam biji jambu tersebut masih ada kemungkinana tumbuh jambu yang asam. Berbeda halnya dengan stek, bisa dipastikan buahya akan sama persis dengan induknya.
hormon peransang tumbuh akar stek batang daun

Itulah salah satu kelebihan perkembang biakan dengan stek batang, namun ada kekurangannya yakni akar tidak sekuat perkembangan biakan dengan biji (generatif), selain itu kegagalan stek cukup tinggi, karena menumbuhkan akar baru pada potongan batang cukup sulit. Persentase keberhasilan hanya 50% saja bila dibandikan dengan menanam biji.

Untuk itu pada kegiatan stek batang sering ditambahkan peransang pertumbuhan akar, merek stimulan akar (boster) cukup banyak salah satu merek peransang pertumbuhan akar yang sering digunakan adalah root up. Produknya banyak dijual di toko pupuk pertanian, bentuknya ada berupa cairan dan ada berupa butiran. Harga peransang akar root up sekitar Rp. 50 ribuan (kemasan botol berat 150 gr).

Dimana bisa beli peransang akar stek? kalau sulit atau tidak dijual di toko pupuk pertanian di kota anda, bisa juga dibeli secara online, salah satu penjualnya adalah author blog ini. Kami menjual berbagai pupuk dan pestisida secara inline melayani pembelian seluruh Indonesia, dan Root Up adalah salah satu produk yang kami jual. Pengiriman produk dilakukan dengan JNE atau Tiki, ongkis kirim ditanggung pembeli. Tari ongkis kirim biasanya 356 ribuan (antar pulau). Kalau ada yang minat silahkan hubungi 0858 3097 0741 (SMS/ call) atau 0856 6222 372 (WA).

Bagaimana cara menggunakan peransang akar pada stek batang? sebenarnya cara menggunakan terlampir lengkap pada brosur dalam kotak Root Up. Cara menggunakannya sangat mudah yakni dengan merendam ujung potongan bagian pangkal atau bisa juga dengan mengoleskan Root Up pada bagian potongan. Dengan menggunakan hormon pertumbuhan akar maka keberhasilan stek meningkat higga 80%, bahkan jarang sekali ada potongan batang yang tidak tumbuh.

Stek tanaman apa saja yang cocok menggunakan hormon peransang akar? Sebenarnya semua tanaman bisa distek, hanya saja tingkat tumbuh setiap batang/ daun tanam berbeda-beda, misalnya tunas tomat yang dipotong dari induknya lebih mudah tumbuh bila dibandingkan dengan stek tunas pohon cabe. Beberapa jenis bunga dapat dikembang biakkan dengan stek; mawar, melati, semua jenis pacar, bougenville, tekwa, seruni, dan lain-lain.


Menanam Kangkung Dari Potongan Akar

Saslah satu sayuran yang mudah dikembangkan di halaman rumah adalah kangkung. Untuk mendapatkan bibit kangkung juga tergolong mudah, kalau hanya untuk skala pakai sendiri cukup guakan sisa potongan akar kangkung dari pasar dan tanam dalam pot, tidak perlu secara khusus memesan bibit kangkung berupa biji.

Cara menanam kangung dari potongan akar
Maksud potongan akar disini adalah sisa sayur kangkung yang kita beli dari pasar, bagian batang bawah hingga akar tentu tidak ikut disayur atapi dibuang ke tempat sampah. Sisa potongan ini bisa ditanam kembali dan menghasilkan tanaman kangkung baru dan bisa dikembang biakkan bahkan untuk memproduksi bibit biji kangkung sakalipun.

Agar sisa potongan batang akar kangkung tumbuh cepat dan baik:
Sisakan potongan batang sepanjang 5 Cm
Isi pot tanaman dengan campuran pasir dan humus ditambah sedikit kompos bila ada
Tutup bagian potongan kangkung dengan plastik ikat dengan karet
Tanam batang tersebut hingga seluruh bagian putih (akar dan pangkal batang) tertutup tanah.
Siram pot dengan air higga kelembapan 60 %
Seminggu pertama tunas baru akan muncul

Ciri lembab 60% adalah tanah terlihat basah tapi kalau pot diangkat tidak ada tetesan air. Toleransi tanaman kangkung terhadap air cukup tinggi, jadi walaupun terjadi genangan dalam pot biasanya kangkung darat tumbuh dengan baik, asalkan bagian sayatan batang tidak terendam air. Untuk itu diperlukan menutup bagian sayatan dengan plastik yang diikat karet.

Umur 2 minggu masa sejak tanam, sudah bisa diberikan pemupukan pertama. Pupuk yang digunakan cukup NPK saja, beri dengan cara ditabur di sekitar permukaan tanah media tanam. Selain NPK kita juga bisa memberi urea. Pengendalian hama tanaman kankung cukup dengan manual saja, musuh/ hama utama tanaman kangkung hanya belalang. Kalau kita menanamnya di halaman rumah belalang cukup terkendali karena jarang sekali ada belalang di halaman rumah.

Jika ingin memelihara kangkung sebagai cikal pembibitan maka sebaiknya semprot juga tanaman dengan zat buah, bisa dibeli di toko pupuk pertanian. Biarkan saja kangkung tersebut hingga berbunga dan berbuah, panen buah setelah berwarna kekuningan dan ambil bijinya untuk dijadikan bibit. Bibit biji kangkung ini bisa dijual baik secara online maupun offline. Saat ini permintaan biji kangkung cukup tinggi.



Cara Menanam Jahe - Panduan Budidaya

Jahe adalah tumbuhan jenis temu-temuan, tumbuh baik di daerah tropis seperti Indonesia. Menanam jahe paling umum adalah dengan umbi, masih jarang dilakukan pembiakan secara vegetatif. Cara menanam jahe sama dengan menanam umbi-umbian lainnya, dibutuhkan tanah gembur dan pembedengan. Jahe termasuk tanaman yang sering dibudidayakan dalam skala besar, sebab selain untuk bumbu masakan jahe juga dijadikan sebagai bahan dasar berbagai minuman dan obat-obatan, sehingga penjualannya cukup mudah bila dibandingkan dengan temu-temuan lainnya.



cara menanam jahe bibit dari kebun
Cara menanam jahe skala sedang (3000 - 10.000 M2)
  • Sebelum dilakukan persiapan lahan pastikan kita telah memiliki bibit jahe unggul yang telah disemai, tujuan penyemaian bibit jahe adalah untuk mendapatkan pertumbuhan yang seragam. 
  • Persiapan lahan; gemburkan seluruh area lahan tanam, sebaiknya gunakan bajak atau traktor. 
  • Setelah penggemburan, tanah dicampur dengan pupuk dasar (kompos + dolomit), pencampuran biasanya dengan menebar pupuk dasar diatas permukaan area tanam saja
  • Lakukan pembedengan, bedengan menanam jahe tidak sama dengan bedengan menanam bawang merah, tapi lebih mirip dengan pembuatan bedeng budidaya cabe merah keriting. Jahe hanya akan ditamam sebaris pada setiap bedengan, berbeda dengan bwang merah dimana 1 bedeng bisa 4 - 5 baris. Tinggi bedengan sekitar 30 - 40 cm, dengan lebar 80 - 100 cm.
  • Buat lobang jarak 40 - 50 cm, lalu tanamkan bibit jahe yang telah disemai sebelumnya. 
  • Jika cuaca pada saat penanaman terlalu panas, maka lakukan penyiraman terhadap bedengan.
  • Selanjutnya tugas kita hanyalah perawatan (pemupukan dan penyiraman jika diperlukan). 
  • Pemupukan pertama dilakukan 4 minggu setelah tanam, adapun pupuk jahe yang digunakan adalah;Urea, TSP, ZK dan K2O semua jenis pupuk ini mudah ditemukan di toko pupuk pertanian. 

Tanaman jahe membutuhkan PH sekitar 6 - 7 untuk dapat tumbuh secara optimal pada ketinggian tanah 0 - 2000 m diatas permukaan laut. Suhu daerah yang cocok sekitar 20 - 35 derajat celcius, tanaman jahe membutuhkan banyak sinar matahari. Artinya menanam jahe dapat dilakukan di seluruh Indonesia.

Untuk mengatur PH tanah dalam bercocok tanam, baik jahe, tomat, cabe, bawang merah, daun bawang dan lain sebagainya dibutuhkan penambahan tepung dolomit. Aturan pemberian dolomit bisa ditanyakan langsung pada petugas penyuluh pertanian setempat, intinya semakin tinggi keasaman tanah maka semakin banyak dibutuhkan tepung dolomit untuk penetralan.



Itulah gambaran umum panduan budidaya atau cara menanam jahe dalam skala kecil - sedang (3000 - 10000 m2). Dari gambaran umum tersebut saya yakin pembaca paham dengan pelaksanaan teknis di lapangan. Jika ada pertanyaan silahkan sampaikan melalui form dibawah.

Menanam biji anggur agar cepat bertunas

Banyak dari kita beranggapan bahwa anggur tidak bisa ditanam dari biji anggur yang kita beli di pasaran (anggur konsumsi). Padahal sangat memungkinkan untuk mendapatkan bibit anggur hasil tanam biji. Cara ini sudah banyak dilakukan, coba anda perhatikan rumah-rumah di perkotaan, terkadang atap kanopi mereka ditumbuhi oleh tanaman rambat, dan tahukah anda kalau tanaman rambat itu sebenarnya pohon anggur dari hasil tanam biji?

tanam biji anggur dari buah
Langsung saja ya, cara menyemai / menanam biji anggur:

Cara tanam biji alpukat yang baik

Apa sulitnya menanam biji alpukat? mungkin itu terlintas di pikiran anda ketika ada orang bertanya bagaimana cara menanam biji alpukat. Pada dasarnya menanam biji memang tidak sulit, cukup gali tanah masukkan biji dan tutup kembali. Tapi cara tersebut ternyata tidak selalu berhasil dengan baik ketika kita akan menanam alpukat.

Langsung saja, cara menanam biji alpukat yang baik asalah sebagai berikut:
  • Siapkan wadah tanam, bisa pot, polibek atau bidang tanah. Usahakan di tempat yang banyak humus dan gembur.
  • Campur kompos dengan air perbandingan 1 : 4 liter (1 liter kompos dilarutkan dengan air 4 liter).
  • Siram wadah tanam dengan larutan kompos, hingga tingkat kebasahan 60 %
  • Siapkan buah alpukat yang sudah masak
  • Jangan dikupas alpukatnya, tapi tanam secara utuh kedalam tanah. Ini artinya kita tanam biji alpukan beserta daging dan kulitnya sekalian.

Cara menanam biji alpukat seperti ini sebenarnya sudah dilakukan sejak dulu di pedesaan. Biasanya bibit yag didapat akan lebih baik daripada menanam biji alpukat tanpa daging dan kulit.

Tentang pemupukan dan pengairan
Setelah tanam biji alpukat, sebaiknya dibiarkan saja wadah berada di tempat yang teduh. Hal ini untuk mengurangi tingkat penguapan. Setelah tunas alpukat muncul di permukaan tanah, lakukan penyiraman 1 kali sehari dengan air biasa. Bila anda berada di daerah panas bisa juga disiram dengan air cucian beras.
tanam biji pokat

Dalam cara menanam biji alpukat ini, pemupukan untuk biji alpukat yang termasuk dikotil tidak perlu dilakukan, pemupukan hanya dilakukan setelah bibit alpukat tersebut dipindahkan ke tempat tanam permanen.

Hama terhada bibit dari tanam biji alpukat bisa dibilang tidak ada sama sekali, alpukat memang termasuk tanaman tua yang memiliki kekebalan hama cukup tinggi. Bibit hasil tanam biji alpukat akan lebih tahan lama daripada bibit yang berasal dari cangkok. Bibit tanam biji akan memiliki akar tunggang yang kuat, sedangkan bibit hasil cangkok tidak memiliki akar tunggang tersebut.

Hanya saja bibit hasil cangkok lebih cepat berbuah dan mudah dikontrol tentang rasa dan buah yang dihasilkan daripada bibit dari hasil tanam biji alpukat. Oleh karena itu bijaklah dalam memilih investasi tani tanaman tua. Bila rasanya kita ingin hasil yang cepat maka belilah bibit cangkok (vegetatif) namun bila kita ingin hasil yang tahan lama dan awet maka pilih bibit hasil tanam biji (generatif) dan terapkan sesuai cara menanam biji alpukat yang anda ketahui. 

Tulisan pertama tentang tanam biji alpukat mungkin memiliki banyak kekurangan, silahkan sampaikan kekurangan tersebut dengan cara berkomentar, semoga bermanfaat dan terima kasih.