
Pada dasarnya hanya tiga jenis daun yang perlu dipangkas pada tanaman tomat, yakni:
- Daun tua dan menjuntai hingga ke media tanam. Ini harus disingkirkan, karena mengganggu kita dalam melakukan pemupukan (baik sistem cor maupun sistem tabur). Selain itu daun yang menjuntai akan mempermudah larva hama tanaman mencapai buah, bunga dan pucuk tanaman tomat. Oleh karena itu daun yang menjuntai hingga ke permukaan tanah harus dipotong/ digunting (dipangkas).
- Daun yang menutupi buah tomat, ini juga harus segera dipotong. Daun yang menaungi buah tomat akan mengganggu kita dalam proses penyemprotan zat buah, bunga dan pestisida (insektisida/ fungisida), sehingga proses pengembangan buah akan terhambat begitu juga dengan proses pembasmian hama tanaman tomat.
- Tunas baru di sela-sela batang tomat, pertambahan tunas baru pada batang tomat akan memecah konsentrasi penyebaran zat/ unsur hara yang kita berikan melalui pemupukan ataupun penyemprotan. Semakin banyak tunas baru di antara batang tomat akan semakin mengurangi unsur hara tersebut bisa ditransportasikan ke buah produktif. Dalam menanam tomat, kita hanya akan memanen 1 periode tanam saja, berbeda seperti menanam jeruk atau apel dimana kita akan memeliharanya hingga bertahun-tahun. Oleh karena itu jangan pernah ragu membuang setiap tunas baru yang muncul di sela-sela pangkal daun tomat.
- Gunakan alat pemotong daun seperti gunting tanaman, biasanya di pertanian tomat hanya menggunakan pisau silet yang diikat di ujung bambu.
- Pangkas semua daun tua (ujung-ujungnya mulai menguning)
- Potong daun dari pangkalnya, tapi jangan melukai batang utama.
- Untuk memotong tunas-tunas baru tanaman tomat cukuk dipetik (diputus) saja dengan tangan.
- Perhatikan cabang batang utama, bila ada cabang batang yang tidak memiliki bunga maka potong saja cabang tersebut, sebab sampai usai periode tanam cabang tersebut tiak akan memberikan buah.
Itulah selengkapnya cara memangkas daun tomat (menggunting daun tomat) yang biasa diterapkan di daerah pertanian seperti kampung saya. Cara ini sudah diterapkan turun-temurun oleh setiap petani tomat di daerah Kabupaten Karo, semoga bermanfaat. Cukup singkat, semoga mudah dipahami, bila kurang jelas silahkan tanyakan melalui form mail dibawah ini. baca juga cara menanam cabe di polybag di sini.